Minggu, 30 November 2014

Perangkat lunak CMS Pertemuan 10


CMS atau Content Management System mengandung arti yang sangat luas. CMS mengandung kata Content (isi ) seperti menambah, merubah dan menghapus serta management lainnya seperti pengaturan siapa yang boleh melakukan ini itu dan siapa yang tidak (hak users). Pengertian isi disini artinya sangat luas dan tidak terbatas. Bisa berupa artikel, gambar, video, serta isi-isi lainnya yang umum terdapat di salam sebuah website. Jadi yang dimaksud dengan CMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situsWeb. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • Aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA]) 
  • Aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situsWeb tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.

A. CMS Joomla
Hai Sobat, pada seperti yang seya jelaskan sebelumnya di postingan pengertian cms drupal, kali sayaakan memjelaskan  mengenai CMS saingan berat dari wordpress dan drupal, yaitu joomla. Joomla Merupakan Contant management system (cms) Sumber terbuka (open source) yang bebas ditulis dengan bahasa pemograman php dan data base MySQL. Joomla menyertakan banyak fitur untuk meningkatkan kinerja termasuk page caching , web indexing , RSS freed , halaman untuk dicetak , web side searchingdan dukungan Internasionalisasi.


Joomla berasal dari sebutan phonetic sebuah kata bahasa Swahili “Jomla”dengan arti kebersamaan atau kesatuan pilihan nama mencerminkan komitmen para pengembang dan komunitasnya saat membentuk Joomla ketika terjadi perpecahan dari Mambo di bulan Agustus 2005. Joomla dibangun sebagai fork dari mambo dengan rilis perdana Joomla 1.0.0 pada tanggal 16 september 2005 mengembangkan versi dari mambo. Menurut roadmap Joomla 2.0 code base akan ditulis ulang sekelompok dibangun mengadopsi GNU General Publik Licence. Joomla merupakan CMS favorit yang banyak digunakan dibanding berbagai Macam CMS Lain.
Berikut ini adalah fitur-fitur yang ditawarkan dalam CMS (Content management system) Joomla :
  1. System caching
  2. Peningkatan peformansi
  3. RSS
  4. Blogs
  5. Polling, dll
 Jommla untuk End Usernya berupa :
  1. Simple
  2. Flexible
  3. Elegant
  4. Customizeable
  5. Powerful
Adapun aplikasi pada CMS (Content management system) joomla ini yaitu :
  1. Corporate Website or portals
  2. Online Commerce
  3. Small Busines Website
  4. Non-profit and Organiszationnal website
  5. Government Application
  6. Corporate Intranets and extranets
  7. School and church website
  8. Personal or family homepage
  9. Community-based portal
  10. Magazines and newspaper
  11. dan lainnya
Joomla sangatlah berkembang dan banyak fitur yang disediakan dalam pembangunan sebuah website, dalam pembuatan website pada CMS joomla ini ada beberapa kelabihan dan kekurangannya.
Kelebihan pembuatan website pada joomla adalah :
  1. Merupakan salah satu open source CMS dengan fitur yang powerfull 
  2. Penggunanya dari seluruh dunia baik itu dalam simple website sampai aplikasi yang komplek 
  3. Gaya pembuatan yang bisa dibilang murah 
  4. Kemudahan dalam instalisasi yang bisa secara online atau offline sehinnga computer yang kita gunakan hanya membutuhkan server sperti WAMP 
  5. Dapat digunakan secar gratis dan hanya membayar web hosting 
  6. Component dan modul yang bisa kita dapat secara gratis 
  7. Kemudahan dalam pembentukan website baik dengan cara object-class ataupun dengan system pemrograman yang lainnya. Sehinnga serumitnya aplikasi bisa ditangani tanpa harus kita mempelajari tentang API Joomla.
 Kekurangan pembuatan website pada joomla adalah :
  1. Fasilitas multisite tidak tersedia pada joomla 
  2. Keterbatasan sebuah ACL (access control list) 
  3. Kurangnya chace memory yang disediakan. 
  4. Tidak adanya fasilitas tracker 
  5. Jarang dalam urutan pertama dalam search engine

B.   CMS Plone
Plone adalah CMS (Content Management System) yang dibina dengan bahasa pengaturcaraan Python.
lone, yang diproduksi oleh Plone Foundation, sebuah 501 (c) (3) tidak untuk organisasi nirlaba, adalah semacam manajemen CMS Open Source seperti Joomla!, Drupal, maupun WordPress. Plone Foundation mengklaim, Plone adalah cara yang ampuh, fleksibel, dan merupakan solusi manajemen konten yang mudah untuk menginstal dan menggunakannya.



Plone memungkinkan orang-orang yang awam atau kurang paham tentang web, untuk membuat dan mengelola informasi hanya dengan menggunakan web browser. Dianggap sempurna untuk situs web dan intranet, Plone menawarkan keamanan yang superior, tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan.
mungkin Anda tertarik untuk mencoba Plone sebagai CMS Open Source Anda.
web resmi dari plone : http://plone.org/
  1. Download versi windows : Windows Installer (Kompatibilitas dengan Windows 2000, 2003, XP, Vista, dan Windos 7). link : http://launchpad.net/plone/3.3/3.3/+download/Plone-3.3.0.exe 
  2. Download versi linux : United Installer untuk Linux/BSD/Unix/Solaris (Mengkompilasi dan menginstal Python, Zope, dan Plone ditambah dependensi untuk Anda) link : http://launchpad.net/plone/3.3/3.3/+download/Plone-3.3-UnifiedInstaller.tgz 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar