Jumat, 26 September 2014

KOMPONEN TEKNIK PORTAL PERTEMUAN KE-4

      Sebuah portal komprehensif menggabungkan berbagai macam internet dan aplikasi yang terkait dengan komponen-komponen teknologi. Bagaimanapun juga, daftar tersebut adalah perkenalan yang bagus kepada teknologi yang umumnya disertakan dalam solusi portal. Beberapa dari teknologi ini (seperti web service) secara konstan berkembang, sementara yang lainnya (seperti database portal, yang biasanya tergabung dalam SQL database) secara relatif merupakan teknologi yang stabil.

1. Server Aplikasi, yaitu pada umumnya J2EE dan menyediakan hal-hal yang mendasari pembangunan dan infrastruktur run time dari portal. Contoh dari server aplikasi adalah iPlanet, BEA Weblogic, IBM Websphere, Oracle 9iAS, Sybase Application Server. 

2.  Server Web, yaitu standar web server HTTP, seperti Microsoft IIS, apache, dan sebagainya. Portal (dan asosiasinya Portlet) berjalan di atas server aplikasi.
 
3. Database, yaitu sebagian besar portal berdasar database (seperti Oracle, DB2, Sybase, atau SQL Server) yang digunakan untuk menyimpan track dari informasi spesifik dari portal, seperti user, setting personalisasi, jasa web yang tersedia atau portlet dan sekuritas. Ini adalah database untuk system transaksi (seperti ERP, CRM, atau SCM System) dimana memenehi aplikasi data spesifik pada end user.

4. Taksonomi, yaitu skema pengklasifikasian untuk mengorganisasikan kumpulan informasi. Idealnya, taksonomi akan menangani kumpulan dari dokumen dan membuatnya mudah dibrowse, search atau cara lain navigasi (penelusuran) informasi sesuai keinginan pengguna. Sebagian besar portal perusahaan mempunyai taksonomi untuk tujuan ini, bahkan sebagian mempunyai taksonomi otomatis berdasar metadata yang disediakan.

5. Crawler, yaitu proses otomatis membaca, menunjuk, dan mengklasifikasikan pada interval peentuan tertentu.  Crawler tidak perlu membuat copy (salinan) dokumen yang ditunjuk; lebih baik dari merujuk dengan membuat virtual card yang menggambarkan dokumen. Virtual card tersebut akan hidup dalam indeks portal.
6. Gudang metadata, yaitu  mengandung metadata tentang isi portal dan tentang struktur dari isi. Ini termasuk metadata tentang taksonomi, seperti metadata dari dokumen individual. Sebagai contoh, setiap dokumen ditempatkan dalam sebuah folder disebut klien maka akan mempunyai metadata yang disebut “klien“ dimana akan mempunyai satu atau beberapa nilai lebih. 
7.  Filter, yaitu pada umumnya tersedia dalam taksonomi untuk membatasi dokumen yang dimuat dalam folder khusus, atau di saat mereka dikembalikan sebagai bagian dari pencarian (search). 
8. Portlet, yaitu portlet bisa diumpamakan seperti “blok bangunan“ dari portal. Ini adalah user inferface untuk mempresentasikan data dan fungsionalitas aplikasi beragam dalam sebuah halaman web. Portlet melingkupi (mencakup) lapisan presentasi dan logika bisnis. Mereka juga mengaitkan sumber data back end.

9. Index, yaitu koleksi informasi yang memungkinkan pencarian pertanyaan secara cepat. Dalam konteks portal.
10. Virtual card, yaitu  deskripsi dari dokumen tunggal atau potongan dari isi suatu portal. Kartu tersebut biasanya mengandung informasi tentang isi ditempatkan secara fisik, dan mengandung satu atau lebih nilai metadata tentang dokumen itu. Card (kartu) 
 11. Servis web, yaitu program yang menerima dan merespon permintaan dalam informasi. Pada umumnya, sebuah web service menerima permintaan berdasar format XML. Salah satu standar adalah SOAP. Ada public registry dan bahasa seperti UDDI, WDSL – dimana menggunakan katalog untuk web service yang berbeda. Program panggilan yang dapat menanyakan registry (UDDI) untuk menemukan web service yang tepat.
12.  Potokol dan standar development, yaitu Komponen yang sangat penting dalam proyek development adalah memahami standar industri dalam membangun solusi portal dan menghubungkannya satu sama lain.

13.  WDSL – Kepanjangan Web Description Languange, yaitu menggambarkan aksi yang mendukungnya. Web servis “kuota saham“,contohnya, mungkin mempunyai dua aksi dimana program lain bias memanggil – getStockQuote, yang menggunakan simbol detik untuk melihat keuntungan pada saat penutupan harga dan getTickerSymbol dimana terdapat nama perusahaan dan keuntungannya. WDSL adalah bahasa berbasis XML yang memungkinkan pemanggilan program dan web servis untuk mendeskripsikan cara yang legal untuk mengirijm program.

14. UDDI (Universal Description Discovery and Integration) , yaitu UDDI berdasar pada spesifikasi untuk menemukan web servis dan public registry dimana web servis dapat mempublikasikan informasi tentang dirinya. UDDI dapat digunakan untuk mendapatkan kembali didasarkan pada “informasi deskriptif” tentang web service. Informasi deskriptif dapat dibuat dalam format XML seperti WDSL. UDDI telah secara luas mendukung semua segmen dari industri internet.

15. SOAP – Simple Object Access Protocol, yaitu berbasis standar XML untuk membuat fungsi panggilan dalam internet dengan aplikasi lain. SOAP menyediakan protokol pemanggilan (yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk HTTP GET/Post), sebuah rumah atau selubung sehingga pemanggilan aplikasi bisa mengirim parameter ke program yang dipanggilnya, dan metode untuk memperoleh hasil dari program itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar